<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3798780612228665161</id><updated>2012-02-17T11:23:50.346+08:00</updated><category term='Sail Bunaken 2009'/><category term='Culture'/><category term='International'/><category term='Economy'/><category term='World Ocean Conference'/><category term='Bitung in Ungke&apos;s view'/><category term='kompetiblog 2010'/><title type='text'>UNGKE'S BLOG</title><subtitle type='html'>a little note from a little man in a little town with a BIG VISION</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ungkes.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ungke</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02414057361787844550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SLFyPzIvtxI/AAAAAAAAAHE/sh8ZIwNBcw8/S220/ungke+in+the+jungle.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3798780612228665161.post-5781986915346664855</id><published>2010-04-28T13:42:00.011+08:00</published><updated>2011-10-20T15:03:10.177+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kompetiblog 2010'/><title type='text'>Bitung Menuju Kota Bunga, Mungkinkah?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kompetiblog2010.studidibelanda.com/"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465067997047912082" src="http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/S9fSY11ldpI/AAAAAAAAAPk/RLnsrsMVaW8/s320/kompetiblog2010+logo.png" style="cursor: pointer; display: block; height: 215px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 215px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota tem&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/S9fWYjy5XHI/AAAAAAAAAP0/sQk9d_XAldo/s1600/28-04-10_1041.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465072390251306098" src="http://1.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/S9fWYjy5XHI/AAAAAAAAAP0/sQk9d_XAldo/s200/28-04-10_1041.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 200px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 142px;" /&gt;&lt;/a&gt;pat saya tinggal dijuluki kota cakalang. Kata Cakalang diambil dari nama ikan yang termasuk dalam familia scombridae (tuna). Ikan jenis ini banyak diolah di sini karena cukup banyak perusahaan baik asing maupun local, yang bergerak di bidang perikanan yang beroperasi di kota Bitung. Tak pelak lagi, hal ini membuat kedudukan kota Bitung sebagai kota industri perikanan diakui. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Namun, di balik citranya ini, kota ini juga memiliki sebuah prestasi yang cukup membanggakan bagi warganya, yaitu menyabet tropi Adipura dalam kategori kota sedang terbersih untuk ke-3 kalinya secara berturut-turut. Gelar ini sangat wajar Bitung peroleh, mengingat kota ini memang bersih dan indah karena di setiap jalan utama atau gang-gang pemukiman warga hampir tidak kita temui timbunan sampah yang menggangu pandangan kita. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Malahan, kita pasti temui taman-taman yang dihiasi bunga-bunga menawan yang ditata secara sederhana namun tetap elok dipandang, meskipun saya tidak panda&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/S9fWy5g0fTI/AAAAAAAAAP8/rN_vktmwcfU/s1600/28-04-10_1043.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465072842757668146" src="http://1.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/S9fWy5g0fTI/AAAAAAAAAP8/rN_vktmwcfU/s200/28-04-10_1043.jpg" style="cursor: pointer; float: right; height: 156px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;i dalam hal tanaman apalagi bunga. Dengan dua prestasi kota Bitung tersebut di atas, membuat saya berpikir, kenapa kita tidak mencoba mengembangkan industri bunga di kota ini. Yang saya maksudkan di sini bukan hanya sekedar menjadi daerah sentra penghasil bunga seperti yang  sudah dilakukan daerah tetangga Bitung, yaitu kota Tomohon, tapi bagaimana mengolahnya menjadi sebuah industri yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Dan untuk mengetahui seluk beluk industri ini, tentu kita bisa belajar dari Belanda yang sudah lebih dahulu maju. Negara ini memiliki semua yang dibutuhkan dalam industri ini, mulai dari pembibitan sampai pada penjualannya ke seluruh dunia. Bahkan tidak cukup hanya itu saja, negeri yang juga dikenal dengan sebutan negeri kincir angin ini, juga telah lama &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/S9fXvGPMrhI/AAAAAAAAAQE/_Hqo4XSDQ10/s1600/28-04-10_1136.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465073876965568018" src="http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/S9fXvGPMrhI/AAAAAAAAAQE/_Hqo4XSDQ10/s200/28-04-10_1136.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 118px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;memasarkan produk bunganya melalui mekanisme lelang, layaknya menjual saham dengan cara dilelang atau yang sudah lebih dulu dikenal luas masyarakat Bitung, pelelangan ikan. Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang ini adalah &lt;a href="http://www.floraholland.com/"&gt;floraholland&lt;/a&gt;. Jika kita bisa mempelajari kesuksesan negeri tersebut, bukan tidak mungkin kota Bitung suatu saat nanti selain dikenal sebagai kota yang maju industri perikanannya, tapi juga berkembang dalam industri bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3798780612228665161-5781986915346664855?l=ungkes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ungkes.blogspot.com/feeds/5781986915346664855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2010/04/kota-tem-pat-saya-tinggal-dijuluki-kota.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/5781986915346664855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/5781986915346664855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2010/04/kota-tem-pat-saya-tinggal-dijuluki-kota.html' title='Bitung Menuju Kota Bunga, Mungkinkah?'/><author><name>Ungke</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02414057361787844550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SLFyPzIvtxI/AAAAAAAAAHE/sh8ZIwNBcw8/S220/ungke+in+the+jungle.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/S9fSY11ldpI/AAAAAAAAAPk/RLnsrsMVaW8/s72-c/kompetiblog2010+logo.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3798780612228665161.post-1229074921285012859</id><published>2009-09-16T10:38:00.014+08:00</published><updated>2011-10-20T15:03:52.472+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sail Bunaken 2009'/><title type='text'>Tur di Kapal Perang Peserta Sail Bunaken 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kegiatan akbar Sail Bunaken 2009 telah usai. Banyak yang bilang, penyelenggaraan iven tersebut berjalan lancar. Bisa dibuktikan dengan tak ditemukannya masalah berarti yang mampu mengurangi meriahnya acara tersebut. Bitung dan Manado sudah melaksanakan tugasnya menjadi tuan dan nyonya rumah yang baik.&lt;/div&gt;&lt;div ;"text-align:="" class="fullpost" justify;"=""&gt;Saya beruntung tinggal di Bitung karena bisa datang bahkan naik langsung ke atas kapal perang ataupun kapal tiang tinggi peserta Sail Bunaken karena kapal-kapal tersebut sandar di pelabuhan Bitung. Sedikit kilas balik saat saya mengantri untuk naik ke kapal perang yang melakukan open ship. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Siang itu, saya di-sms oleh saudara saya bahwa hari itu ada 3 kapal perang yang akan melakukan open ship, salah satunya adalah kapal dari negeri tirai bambu, China. Segera setelah menerima sms itu, saya pun langsung bergegas, naik motor butut saya, brumm…..brumm…brumm… begitulah bunyi si butut itu ;) Berhubung jarak rumah saya ke pelabuhan tidak jauh, jadi tidak banyak makan waktu lama untuk sampai di sana. Tak sampai 5 menit, tibalah saya di pelabuhan Bitung. Seperti biasanya untuk masuk ke dalam area pelabuhan harus melalui pemeriksaan dulu di pintu gerbang. Setelah itu harus melalui pemeriksaan kembali di dalam area pelabuhan, kali ini setiap pengunjung harus menunjukan tanda pengenal diri dan melalui pemeriksaan metal detector, setelah dinyatakan “besih” barulah kami diberi cap dan diizinkan masuk. Di dalam dermaga, ribuan pengunjung telah membetuk barisan di bawah tangga 3 kapal perang asing yang melakukan open ship. Saya dan sepupu saya langsung pergi ke salah satu kapal, kali ini kami pilih kapal perang China. Kami harus mengantri sekitar 1 jam baru bisa naik ke kapal tersebut. Setelah tiba di atas kapal, saya langsung berkeliling kapal dan sesekali mengambil gambar dengan kamera handphone saya. Saya mencoba mencari awak kapal untuk bertanya-tanya tentang kapal perang itu atau sekedar berfoto dengan mereka. Namun sayang sekali tak satupun awak kapal perang China yang saya temui yang mampu berbahasa Inggris, alhasil terjadilah komunikasi dalam bahasa Tarzan, hehehe! Berikut ini beberapa foto yang berhasil saya ambil ketika sedang tur di kapal perang China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SrBQ0iHOXYI/AAAAAAAAANg/WqePKJEEYoI/s1600-h/17-08-09_1607.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381890418148269442" src="http://3.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SrBQ0iHOXYI/AAAAAAAAANg/WqePKJEEYoI/s320/17-08-09_1607.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 240px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SrBRfxzYxzI/AAAAAAAAANo/x4_lulh3Z50/s1600-h/17-08-09_1556.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381891161094407986" src="http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SrBRfxzYxzI/AAAAAAAAANo/x4_lulh3Z50/s320/17-08-09_1556.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 240px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SrBR6xrDTrI/AAAAAAAAANw/U3B8OMS4Sd8/s1600-h/17-08-09_1555.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381891624915914418" src="http://1.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SrBR6xrDTrI/AAAAAAAAANw/U3B8OMS4Sd8/s320/17-08-09_1555.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 320px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 240px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SrBSseEKYQI/AAAAAAAAAOA/GgQGjdYky_A/s1600-h/17-08-09_1551.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381892478645985538" src="http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SrBSseEKYQI/AAAAAAAAAOA/GgQGjdYky_A/s320/17-08-09_1551.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 320px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 240px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SrBS8JbcXBI/AAAAAAAAAOI/jGVDtSjSxX0/s1600-h/17-08-09_1550.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381892747984395282" src="http://3.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SrBS8JbcXBI/AAAAAAAAAOI/jGVDtSjSxX0/s320/17-08-09_1550.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 320px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 240px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SrBTLZzc7EI/AAAAAAAAAOQ/GIqQJnD1BNU/s1600-h/17-08-09_1552.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381893010078100546" src="http://4.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SrBTLZzc7EI/AAAAAAAAAOQ/GIqQJnD1BNU/s320/17-08-09_1552.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 240px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;Saya menghabiskan waktu sekitar 1 jam-an berkeliling kapal. Usaha untuk bisa naik kapal perang mulai dari melewati pemeriksaan berlapis petugas keamanan sampai pada bersabar dalam antrian ribuan orang akhirnya tidak sia-sia, semuanya terbayar dengan kepuasan karena bisa tur di atas kapal perang.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3798780612228665161-1229074921285012859?l=ungkes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ungkes.blogspot.com/feeds/1229074921285012859/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2009/09/tur-di-kapal-perang-peserta-sail.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/1229074921285012859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/1229074921285012859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2009/09/tur-di-kapal-perang-peserta-sail.html' title='Tur di Kapal Perang Peserta Sail Bunaken 2009'/><author><name>Ungke</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02414057361787844550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SLFyPzIvtxI/AAAAAAAAAHE/sh8ZIwNBcw8/S220/ungke+in+the+jungle.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SrBQ0iHOXYI/AAAAAAAAANg/WqePKJEEYoI/s72-c/17-08-09_1607.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3798780612228665161.post-5899954490746943499</id><published>2009-05-10T09:42:00.004+08:00</published><updated>2011-10-20T15:04:42.835+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='World Ocean Conference'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bitung in Ungke&apos;s view'/><title type='text'>Bitung Siap Sukseskan World Ocean Conference</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SgYxaRPMphI/AAAAAAAAANQ/G8TXDzuId4Y/s1600-h/WOC+LAMBANG.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334005136040437266" src="http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SgYxaRPMphI/AAAAAAAAANQ/G8TXDzuId4Y/s200/WOC+LAMBANG.jpg" style="cursor: hand; float: left; height: 102px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 146px;" /&gt;&lt;/a&gt;Konferensi kelautan dunia atau &lt;i&gt;World Ocean Conference&lt;/i&gt; akan mulai berlangsung senin, 11 Mei 2009 besok. Sulawesi Utara didaulat menjadi tuan rumah iven akbar tersebut.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify" class="fullpost"&gt;Walaupun pelaksanaannya sendiri dipusatkan di kota Manado namun seluruh kabupaten/kota yang ada di provinsi paling utara Indonesia ini diminta untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam rangka menerima tamu-tamu yang berasal dari sekurangnya 120 negara yang akan mengadakan kunjungan langsung ke beberapa kabupaten/kota baik kunjungan yang masih berkaitan dengan konfrensi tersebut ataupun hanya sekedar jalan-jalan menikmati indahnya bumi nyiur melambai.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kota Bitung sendiri, persiapannya sudah dilakukan dari jauh hari sebelumnya seperti pembangunan atau perbaikan sarana dan prasarana penunjang seperti jalan dan lampu jalan yang ada di kota Bitung. Walaupun penulis akui bahwa jauh sebelum rencana diadakannya &lt;i&gt;World Ocean Conference&lt;/i&gt; di Manado, Bitung memang telah “mempercantik” diri dalam rangka mempertahankan tropi Adipura yang merupakan simbol kesuksesan pemerintah dareah menjaga kebersihan wilayahnya. Dan terbukti kalau Bitung mampu mempertahankn piala tersebut. Bahkan untuk tahun ini, kota ini berambisi merebut Adipura Kencana. Ini bukan ambisi yang tidak berdasar atau hanya nyaring diperdengarkan tapi hanya sedikit yang diperbuat. Sepanjang yang penulis lihat, kota ini sekarang sudah jauh lebih indah. Beberapa jalan yang tidak dalam kondisi baik telah diperbaiki, kebersihan kota semakin terjaga, keindahan kota terus terpelihara sehingga untuk menunjang iven internasional sekaliber WOC ini, sepertinya tidak banyak yang harus dilakukan oleh pemerintah kota Bitung mengingat Bitung sendiri sudah siap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;World Ocean Conference&lt;/i&gt; yang akan diakhiri dengan &lt;i&gt;Coral Triangle Initiative Summit&lt;/i&gt; adalah dua kegiatan yang sudah di depan mata. Sebagai bagian dari masyarakat Sulawesi Utara, mari kita tunjang kesuksesan acara tersebut. Terlebih lagi kota Bitung akan menjadi tuan rumah sebuah perhelatan besar yang tidak kalah bergengsi bulan Agustus mendatang, yaitu &lt;i&gt;Sail Bunaken&lt;/i&gt;. Mari kita tunjunkan bahwa Bitung juga mampu menjadi tuan rumah kegiatan-kegiatan berskala antar-bangsa. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3798780612228665161-5899954490746943499?l=ungkes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ungkes.blogspot.com/feeds/5899954490746943499/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2009/05/bitung-siap-sukseskan-world-ocean.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/5899954490746943499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/5899954490746943499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2009/05/bitung-siap-sukseskan-world-ocean.html' title='Bitung Siap Sukseskan World Ocean Conference'/><author><name>Ungke</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02414057361787844550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SLFyPzIvtxI/AAAAAAAAAHE/sh8ZIwNBcw8/S220/ungke+in+the+jungle.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SgYxaRPMphI/AAAAAAAAANQ/G8TXDzuId4Y/s72-c/WOC+LAMBANG.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3798780612228665161.post-7102948503640049648</id><published>2008-11-06T08:55:00.003+08:00</published><updated>2008-11-06T09:10:33.582+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Barack Obama, A Black Man for The White House</title><content type='html'>We have been following a quite long process of US presidential election. Political journey of the contestants seemed to be world headlines for the last few months replacing Iraqi War Issue that previously dominated top stories of world media. We finally found out who is about to run the most powerful country for the next 5 years. &lt;div class="fullpost"&gt;He once to be underestimated at his first nomination, he is a black man, he is the black man for the white house, he is Barack Obama. I personally congratulate you on being the 44th US President and the first Afro-American President in US history. You have inspired many people that dream can comes true if we work extra hard. My salute is also for Mr. John McCain who had shown us that he is really a high-minded person. He gave very good example of how to be a leader who is ready to be a winner and a loser as well. He failed respectably, and it is much more beautiful to lose that way then win by “dirty” way. Next year (2009) my country will vote for a new president as well. I hope Indonesia can take positive lessons from the election in US. I hope so!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3798780612228665161-7102948503640049648?l=ungkes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ungkes.blogspot.com/feeds/7102948503640049648/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2008/11/barack-obama-black-man-for-white-house.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/7102948503640049648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/7102948503640049648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2008/11/barack-obama-black-man-for-white-house.html' title='Barack Obama, A Black Man for The White House'/><author><name>Ungke</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02414057361787844550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SLFyPzIvtxI/AAAAAAAAAHE/sh8ZIwNBcw8/S220/ungke+in+the+jungle.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3798780612228665161.post-1318992363868087133</id><published>2008-10-21T22:47:00.006+08:00</published><updated>2008-10-31T12:38:41.031+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Economy'/><title type='text'>Cinta Produk Lokal Atasi Dampak Krisis Global</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Beberapa waktu lalu, saya menerima sebuah e-mail yang diteruskan oleh seorang teman kepada saya tentang bagaimana cara mencegah dampak krisis global terhadap keadaan perekonomian bangsa Indonesia. Menurut saya e-mail ini patut untuk dibagikan kepada pengunjung Ungke’s Blog dan juga layak disimak dengan seksama. Mudah-mudahan dapat kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Selamat Membaca!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ada langkah lain yang perlu kita lakukan untuk menyelamatkan bangsa kita :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Yang mempunyai deposito bertahanlah dengan deposito anda. Jangan ambil uang anda dari bank. Jika anda ikut ikutan mencairkan dana anda maka akan terjadi bank rush, dan krisis keuangan akan semakin parah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;2. Yang memiliki saham dan turunannya, jangan menjual saham dan derivasinya. Jika anda ikut ikutan menjual saham dan turunannya, maka harga saham akan semakin ambruk, dan krisis akan sungguh terjadi semakin parah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan ikut ikutan memborong dolar. Jika anda ikut ikutan memborong dolar, maka harga dolar akan semakin tinggi dan rupiah semakin terpuruk. Harga barang impor akan semakin mahal, dan inflasi dalam negeri akan semakin menggila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jangan panik. Jika anda tidak panik, maka krisis akan cepat berlalu. Perekonomian akan cepat pulih. Harga saham akan cepat rebound. Dolar akan cepat menyesuaikan diri pada kurs yang rasional. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Cadangan devisa kita cukup kuat. Jika anda panik dan ikut ikutan menarik deposito, menjual saham dan memborong dolar, maka anda ikut memberikan kontribusi pada semakin dalamnya krisis di Indonesia. Tetapi tentu ini merupakan pilihan bebas. Tidak ada yang dapat melarang anda. Hati nurani yang bicara. Pilihan yang sulit bagi yang berduit tetapi silahkan memilih. Krisis keuangan global kian menebar ancaman menjadi krisis ekonomi global yang tidak main-main, bursa saham guncang dan nilai tukar Rupiah semakin melemah, ini semua menjadi indicator bahwa akan ada bencana baru yang siap menerkam. Para kaum Kapitalis yang ingin meraup keuntungan dengan cara cepat dan menjadi SERAKAH akhirnya menjadi sumber dari segala krisis yang kita belum tau kapan akan berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya adalah apa yang bisa kita lakukan untuk ikut membantu agar krisis ini tidak menghancurkan sendi-sendi perekonomian Bangsa ini? Tentu kita tidak ingin ini menjadi periode 10 Tahunan (1998-2008), mimpi kelam krisis ekonomi 10 tahun lewat tentu tidak ingin kita munculkan kembali, tapi jika Anda tidak peduli maka bisa saja hal ini akan terjadi!!!!&lt;br /&gt;Dan jika itu terjadi maka Bangsa ini akan semakin terpuruk, akan muncul PHK besar-besaran, sector riil yang tidak bergerak, sistem perbankan yang sudah tidak dipercaya lagi dan akhirnya kita kembali ke NOL lagi. Jika Anda masih mencintai Bangsa ini maka ada banyak hal yang bisa Anda lakukan, paling tidak MULAILAH DARI DIRI ANDA SENDIRI..!! , contoh kecil sbb : Jika Anda seorang awam sebagaimana saya, maka yang bisa kita lakukan adalah : &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Gunakanlah PRODUKSI DALAM NEGERI dalam semua aktivitas hidupmu,dengan langkah ini akan menyelamtkan Sektor Riil, usaha-usaha kecil akan berkembang, dan akhirnya kita bisa berdiri tegak dan mengatakan KITA BISA HIDUP DARI NEGERI KITA SENDIRI. Langkah kecil lain jangan sok mengkonsumsi produk makanan luar negeri, jika anda senang makan Durian tidak perlu durian Bangkok Thailand cukup durian lokal toh tidak kalah rasanya, jika senang makan Jagung? Tidak perlulah Jagung Thailand cukup jagung local, tidak perlu makan-makan di outlet2 dengan brand luar negeri, toh ayam kampung kita tidak kalah nikmatnya, hal kecil ini kadang tidak kita sadari tapi ketahuilah EFEK nya sangat luarbiasa, anda bisa bayangkan jika semua anak bangsa ini berfikiran sama, jika anda konversikan dengan modal yang beputar maka Anda akan kaget dan heran akan IMPACT yang sangat luar biasa, yakin dan percayalah dengan cara kecil ini Krisis ini tidak akan terjadi DISINI di BUMI INDONESIA. Gunakan angkutan Massal jika itu anda bisa lakukan, itu akan membantu untuk mengurangi konsumsi energi yang luar biasa yang sebetulnya tidak perlu, disamping mengurangi polusi, jangan lupa disamping krisis keuangan yang berpotensi menjadi krisis Ekonomi kita juga dihadapkan dengan krisis Energy..!! kenyamanan mungkin belum kita pikirkan sekarang, percayalah bahwa aroma sesaknya penumpang di Angkot dan bus-bus itu masih menimbulkan secercah harapan bahwa sektor riil kita masih bergerak. Berbelanjalah di pasar-pasar tradisional, berdayakan warung-warung kaki lima , percaya atau tidak Ekonomi Kerakyatan terbukti mampu menyelamatkan perekonomian kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda seorang pelaku bisnis maka tolong jangan hanya memikirkan untuk meraup keuntungan pribadi semata-mata hanya dengan memikirkan Import barang-barang murah yang hanya akan menghancurkan produk dalam negeri, jangan lari dari tanggung jawab dengan membawa lari modal ke luar negeri, ingat menjaga, mengusahakan agar Capital Inflow akan lebih bijkasana dan akan sangat membantu Negeri ini, jangan biarkan capital outflow terjadi itu sama dengan menghancurkan perekonomian Rakyat LET' S SAVE OUR NATION, START FROM YOUR SELF!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan hal sederhana ini maka Anda akan lihat akibat penyelamatan yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan meneruskan pesan ini ke relasi dan sahabat Anda, berarti Anda sudah ikut mengingatkan Saudara Sebangsa Kita untuk Ikut PEDULI menyelamatkan Bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REPUBLIK INDONESIA UNTUK ANAK INDONESIA &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3798780612228665161-1318992363868087133?l=ungkes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ungkes.blogspot.com/feeds/1318992363868087133/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2008/10/cinta-produk-lokal-atasi-dampak-krisis.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/1318992363868087133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/1318992363868087133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2008/10/cinta-produk-lokal-atasi-dampak-krisis.html' title='Cinta Produk Lokal Atasi Dampak Krisis Global'/><author><name>Ungke</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02414057361787844550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SLFyPzIvtxI/AAAAAAAAAHE/sh8ZIwNBcw8/S220/ungke+in+the+jungle.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3798780612228665161.post-3837387500811508892</id><published>2008-09-28T11:49:00.013+08:00</published><updated>2008-11-05T12:11:47.684+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bitung in Ungke&apos;s view'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Culture'/><title type='text'>Poco-Poco versus Pato-Pato</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;em&gt;Balenggang pata pata&lt;br /&gt;Ngana pe goyang pica pica&lt;br /&gt;Ngana pe bodi poco-poco ......&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kalimat di atas adalah penggalan lirik sebuah lagu fenomenal berjudul &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=uf0Y5JKQHQk"&gt;Poco-Poco&lt;/a&gt;. Lagu ini sangat popular tidak hanya di kalangan masyarakat kawanua (istilah untuk orang-orang yang berasal dari Sulawesi Utara) tapi juga di seantero nusantara bahkan katanya gemanya telah sampai ke manca negara. Lagu ini memiliki rentak ceria dengan irama seperti &lt;em&gt;cha-cha&lt;/em&gt; dan selalu diiringi dengan gerakan menyerupai senam seperti &lt;em&gt;line dance&lt;/em&gt; yang umum dibawakan oleh para &lt;em&gt;cowboy&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;cowgirl&lt;/em&gt; dari negeri Paman Sam. Kini gerakan senam yang selalu dibawakan secara berkelompok ini lebih dikenal dengan nama dansa &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=uf0Y5JKQHQk"&gt;Poco-Poco&lt;/a&gt;. Banyak orang bertanya dari mana asal Poco-Poco dan jika mendengar dari lagunya saja, pasti mereka akan berpikir bahwa Poco-Poco berasal dari Manado, Sulawesi Utara. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="left"&gt;Kalau dilihat dari bahasa yang dipakai pada lirik lagunya memang menggunakan Bahasa Manado sehingga pasti orang akan berpikir bahwa Poco-Poco asalnya dari sana. Bahkan sebagian orang kawanua pun mengklaim bahwa Poco-Poco memang berasal dari tanah kelahiran mereka. Namun sepertinya tidak banyak yang menyadari bahwa lagu ini bukan diciptakan oleh seorang Manado. Lagu ini diciptakan oleh seorang Ambon bernama Arie Sapulette dan juga dinyanyikan/dipopulerkan oleh penyanyi Ambon bernama Yoppy Latul. Sedangkan dansa Poco-Poco sendiri, gerakan dasarnya diambil dari tarian tradisional Maluku bernama Wayase atau Maku-Maku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ada sebuah kesenian tradisional asli bumi Sulawesi Utara, yaitu &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=pDmPO-Egt04"&gt;Pato-Pato&lt;/a&gt;. Pato-Pato atau yang juga dikenal dengan istilah &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=pDmPO-Egt04"&gt;Masamper&lt;/a&gt; adalah sebuah seni menyanyi dan menari khas masyarakat suku Sanger, Sulawesi Utara. Lagu yang dibawakan tidak hanya melulu bercerita tentang hubungan manusia dengan manusia tapi juga bercerita tentang hubungan manusia dengan Tuhannya bahkan hubungan manusia dengan alam sekitar. Kesenian Pato-Pato umumnya dibawakan dalam acara seperti upacara adat, perayaan hari raya keagamaan, pesta pernikahan, dan hari ulang tahun. Untuk terlibat dalam kesenian ini, kita dituntut untuk bisa bernyanyi dan menari dengan lincah. Seperti halnya Poco-Poco, Pato-Pato juga harus dibawakan secara berkelompok. Namun bedanya dalam setiap kelompok Pato-Pato memiliki seorang pemimpin yang dipanggil &lt;em&gt;‘Pangantaseng’&lt;/em&gt;, ia bertugas memberikan aba-aba kepada anggota-anggota yang lain, gerakan dan lagu apa yang akan dibawakan. Sebagai catatan, peserta kesenian ini diwajibkan menguasai banyak lagu Pato-Pato atau Masamper sekaligus karena kesenian ini dibawakan secara estafet atau &lt;em&gt;nonstop&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kota tempat saya berdomisili, kesenian ini masih terpelihara dengan baik. Banyak event lokal yang dimeriahkan dengan atraksi menarik rentak tari dan lagu Pato-Pato, sebut saja ajang pesta rakyat yang rutin dilakukan setiap tahun dalam rangka memperingati haru ulang tahun kota. Selain itu, pada setiap hari Natal atau Tahun Baru ada semacam tradisi yang masih dilakukan sampai sekarang, yaitu berkunjung ke rumah-rumah yang dilakukan oleh kelompok kesenian Masamper. Di setiap rumah yang disinggahi, kelompok tersebut akan membawakan setidaknya lima buah lagu Pato-Pato dengan gerak tari yang juga berbeda-beda yang sering mengundang gelak tawa dari penghuni rumah dan siapa saja yang melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika melihat kenyataan di atas, apakah kita (warga kawanua) masih patut mengklaim bahwa Poco-Poco berasal dari Manado? Dari pada mengaku-ngaku sesuatu yang masih diragukan asal-usulnya seperti Poco-Poco, mengapa kita (warga kawanua) tidak kembangkan saja Pato-Pato yang merupakan kesenian asli daerah kita sendiri. Ataukah seni budaya Sanger masih ‘dinomor-duakan’ di daerah ini?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3798780612228665161-3837387500811508892?l=ungkes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ungkes.blogspot.com/feeds/3837387500811508892/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2008/09/poco-poco-versus-pato-pato.html#comment-form' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/3837387500811508892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/3837387500811508892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2008/09/poco-poco-versus-pato-pato.html' title='Poco-Poco versus Pato-Pato'/><author><name>Ungke</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02414057361787844550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SLFyPzIvtxI/AAAAAAAAAHE/sh8ZIwNBcw8/S220/ungke+in+the+jungle.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3798780612228665161.post-5173639452589357602</id><published>2008-08-30T22:18:00.024+08:00</published><updated>2008-09-05T22:33:52.246+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Barack Obama, A Wind Of Change</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240315999999797842" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SLlXozrIqlI/AAAAAAAAAIU/IWj6bpcU-I0/s200/Barack+Obama.jpg" border="0" /&gt;Siapa yang tak kenal dengan Barack Obama, semua orang pasti mengenalnya terutama mereka yang mengikuti proses Pemilu Amerika 2008. Sejak awal kemunculannya, Obama telah menunjukan keinginannya yang sangat kuat terjun dalam dunia politik. Anak dari Barack Hussein Obama Senior, seorang warga Amerika asal Kenya dan Ann Dunham seorang wanita kulit putih, membuat membuat Obama terbiasa hidup dalam perbedaan warna kulit sejak kecil. Setelah kedua orang tuanya bercerai, ibunya kemudian menikah lagi dengan seorang warga Negara Indonesia Loloh Sutoro dan memaksa Barack Obama menghabiskan beberapa tahun masa kecilnya tinggal dan bersekolah mengecap pendidikan ala Indonesia. Setelah menyelesaikan pedindidkan tingginya di Columbia University, New York City, Barack Obama sempat bekerja di Wall Street. Pada tahun 1988 dia bertemu dengan Michelle yang sekarang menjadi istrinya dan dikaruniai dua orang anak. Setelah lulus pendidikan S-2 di Harvard Law School, Barack mencalonkan diri dan terpilih sebagai senator di negara bagian Illinois. Dari situlah karir politiknya mulai menanjak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dicalonkan sebagai kandidat presiden dari partai Demokrat membuat Barack Obama harus bersaing dengan riva-rival calon presiden partai Democrat yang lain seperti Hillary Clinton mantan &lt;em&gt;first lady&lt;/em&gt; Amerika. Awalnya banyak pengamat yang menyangsikan kemampuan Obama bersaing dalam pemlihan awal atau yang dikenal dengan istilah &lt;em&gt;Primary&lt;/em&gt;. Namun faktanya, dia sudah ditetapkan sebagai calon tunggal dalam konvensi partai Demokrat 27 Agustus 2008 lalu yang dilaksanakan tepat pada momen bersejarah Amerika yaitu hari dimana Marten Luther King memberikan pidatonya yang berjudul &lt;em&gt;“I Have A Dream”.&lt;/em&gt; Seluruh delegasi mencalonkan secara aklamasi senator Barack Obama sebagai Calon tunggal presiden, termasuk Hillary pun memberikan dukungan penuh kepadanya. Berkut adalah adalah &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=DzNYa5R5zZc&amp;amp;feature=related" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;video pidato Hillary&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; yang ia sampaikan. Seperti tidak mau ketinggalan, rival utama Barack Obama, John McCain, Capres dari partai Republik, sepertinya tidak kehilangan akal untuk mendapatkan kembali perhatian publik. Menarik diketahui apa yang dilakukan McCain, ia membuat iklan TV yang berisi ucapan selamat atas terpilihnya Barack sebagai Capres dari Partainya. Coba anda pikir bagaimana kalau McCain malah menyerang Obama, apa yang mungkin akan terjadi? McCain menyadari perhatian semua “lampu sorot” tertuju pada Obama dan sepertinya malam itu memang malam miliknya. Kalau saja McCain menyerang Obama, mungkin akan membuat pemilih kurang simpati padanya. Berikut cuplikan &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=A4KIvRTg6KQ" target="_blank"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;video iklan John McCain.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia sendiri rupanya terlalu besar harapan yang diletakkan di Pundak Barack Obama. Dengan anggapan pernah tinggal di Indonesia akan membuat banyak perubahan yang menguntungkan bagi Indonesia, setidaknya dapat sedikit menghilangkan citra negatif Amerika di mata sebagian warga Indonesia dan begitu pula sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi penulis, yang membuat saya tertarik mengangkat topik ini adalah tema yang diusung Barack Obama dalam setiap kampanyenya, yaitu &lt;em&gt;“Change we can believe in”.&lt;/em&gt; Faktanya, dia adalah seorang Capres kulit hitam Amerika yang pertama yang dinominasikan oleh partai besar. Faktanya, dia masih muda untuk dicalonkan sebagai presiden. Faktanya, dia satu-satunya Capres Amerika yang pernah bersekolah di Indonesia. Faktanya, &lt;em&gt;he truly inspires me.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3798780612228665161-5173639452589357602?l=ungkes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ungkes.blogspot.com/feeds/5173639452589357602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2008/08/barrak-obama-wind-of-change.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/5173639452589357602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/5173639452589357602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2008/08/barrak-obama-wind-of-change.html' title='Barack Obama, A Wind Of Change'/><author><name>Ungke</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02414057361787844550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SLFyPzIvtxI/AAAAAAAAAHE/sh8ZIwNBcw8/S220/ungke+in+the+jungle.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SLlXozrIqlI/AAAAAAAAAIU/IWj6bpcU-I0/s72-c/Barack+Obama.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3798780612228665161.post-428040803398838592</id><published>2008-04-04T11:28:00.002+08:00</published><updated>2008-04-04T11:37:02.904+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Indonesia dan Malaysia, Kawan atau Lawan?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Membicarakan hubungan antara Indonesia dan Malaysia tampaknya tak akan pernah habis. Selalu saja ada yang menarik untuk dibahas. Sejak merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memang tak pernah luput dari persoalan, baik yang muncul dari dalam maupun luar negeri. Kemiskinan, pengangguran, kebodohan, bencana alam, terorisme dan lain sebagainya sepertinya enggan beranjak dari bumi Garuda ini. Alhasil, sebagian rakyat negeri ini merasa masih jauh dari kemerdekaan yang sejati. Semua masalah di atas membuat bangsa ini rentan terhadap perpecahan atau disintegrasi yang pada akhirnya semakin melemahkan posisi Indonesia di mata regional maupun internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitan dengan pergaulan internasional, perjalanan Indonesia dalam meniti hubungan dengan negara-negara tetangganya seperti Malaysia, sering dihadapkan pada kerikil-kerikil tajam yang menggangu hubungan kedua negara yang katanya serumpun ini. Mulai dari sengketa wilayah, tenaga kerja Indonesia (TKI), perlakuan buruk terhadap WNI di Malaysia, klaim kepemilikan lagu, tari, batik, alat musik dan produk seni asli Indonesia lainnya, adalah beberapa isu yang membuat hubungan kedua negara ini acapkali renggang dan memanas. Setiap kali ada sesuatu yang dianggap merugikan pihak Indonesia, pasti akan diikuti reaksi keras yang cenderung anarkis dari masyarakat. Salah satu di antaranya adalah klaim negara jiran tersebut terhadap lagu rakyat Maluku yang berjudul “Rasa Sayange” yang diakui sebagai milik mereka. Lagu ini dipakai pada iklan kampanye pariwisata mereka dengan merubah lirik dan judulnya menjadi “Rasa Sayang Hey”. Contoh lain adalah kasus penganiayaan yang dialami oleh Bpk. Donald Kolopita, seorang wasit karate asal Indonesia yang sedang mengikuti kejuaraan karate tingkat Asia di Kuala Lumpur, Malaysia. Beliau dipukuli secara membabi-buta oleh beberapa orang polisi kerajaan Malaysia tanpa alasan yang jelas. Kasus tersebut sempat mendapat perhatian luas masyarakat dan juga mendapat kecaman yang sangat keras dari pemerintah Indonesia. Ini hanyalah satu dari sekian banyak kasus penganiayaan, penghinaan dan pelecehan yang menimpa WNI di Malaysia. Namun di balik citra Indonesia yang begitu buruk di mata kebanyakan warga Malaysia, tersirat sedikit rasa bangga karena ternyata musik dan film Indonesia sangat digemari di kerajaan itu. Bahkan tak jarang menimbulkan kecemburuan dari pelaku-pelaku musik dan perfilman negara tersebut karena merasa kurang diberikan kesempatan yang sama untuk tampil dan berkembang di publiknya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika melihat fakta di atas, di manakah seharusnya kita (Warga Negara Indonesia) berdiri? Bagaimanakah kita memposisikan diri? Apakah kita harus menganggap Malaysia sebagai kawan atau lawan? &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3798780612228665161-428040803398838592?l=ungkes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ungkes.blogspot.com/feeds/428040803398838592/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2008/04/indonesia-dan-malaysia-kawan-atau-lawan.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/428040803398838592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/428040803398838592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2008/04/indonesia-dan-malaysia-kawan-atau-lawan.html' title='Indonesia dan Malaysia, Kawan atau Lawan?'/><author><name>Ungke</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02414057361787844550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SLFyPzIvtxI/AAAAAAAAAHE/sh8ZIwNBcw8/S220/ungke+in+the+jungle.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3798780612228665161.post-1120981538740968790</id><published>2008-03-27T09:19:00.002+08:00</published><updated>2008-03-27T12:10:39.667+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bitung in Ungke&apos;s view'/><title type='text'>Kebanggaan Ungke</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Beberapa waktu yang lalu saya menghadiri sebuah undangan pesta seseorang yang cukup berpengaruh di salah satu kota di provinsi Sulawesi Utara. Pada pesta itu hadir para petinggi provinsi paling utara Indonesia ini, di antaranya adalah Gubernur Sulawesi Utara Bpk. S.H. Sarundayang, Walikota Tomohon Bpk. Jeferson Rumayar dan Wakil Walikota Bitung Bpk. Robert Lahindo dan beberapa pejabat tinggi lainnya. Dalam hajatan tersebut tuan rumah pesta memberikan sedikit pandangannya tentang rasa kebanggaannya akan jati dirinya sebagai bagian dari salah satu suku yang ada di provinsi Sulawesi Utara. Mendengar apa yang disampaikan olehnya saya-pun merasa seperti ada yang menggugah hati saya untuk lebih mengenal dan mencintai akar budaya dari asal saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan sehari-hari kita memang dihadapkan dengan keberagaman dalam hampir semua segi kehidupan. Sebagai manusia, kita tidak bisa lepas dari kodrat sebagai makhluk sosial yang hakikatnya tidak bisa hidup seorang diri melainkan harus hidup berdampingan dengan orang lain. Di dalam suatu komunitas masyarakat, suka ataupun tidak kita pasti akan berinteraksi dengan orang lain yang tidak berasal dari suku, golongan, agama ataupun ras yang sama. Dalam sebuah lingkungan yang plural atau majemuk seperti ini, tidak jarang orang akan berpikir bahwa manusia memang ditakdirkan untuk hidup bermasyarakat sehingga mengganggap perbedaan-perbedaan yang ada adalah tidak penting atau bahkan tidak ada yang pada akhirnya membuat mereka kehilangan jati dirinya sebagai bagian dari sebuah suku, golongan, agama atau ras tertentu. Yang lebih menyedihkan lagi, sebagian orang merasa malu dengan ke ciri khas-an latar belakang mereka seperti nilai-nilai tradisi leluhur yang mengalir dalam darah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh saja kita menganut paham pluralisme asal jangan sampai kita kehilangan jati diri yang membedakan kita dengan orang dari suku, golongan, agama, ras atau bangsa yang lain. Oleh sebab itu saya bangga menjadi orang Bitung. Saya bangga memiliki darah suku Sanger. Saya bangga menjadi orang Bitung berdarah Sanger dan saya bangga dipanggil dengan sebutan Ungke. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3798780612228665161-1120981538740968790?l=ungkes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ungkes.blogspot.com/feeds/1120981538740968790/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2008/03/kebanggaan-ungke.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/1120981538740968790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/1120981538740968790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2008/03/kebanggaan-ungke.html' title='Kebanggaan Ungke'/><author><name>Ungke</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02414057361787844550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SLFyPzIvtxI/AAAAAAAAAHE/sh8ZIwNBcw8/S220/ungke+in+the+jungle.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3798780612228665161.post-7890151586560827838</id><published>2007-12-31T10:26:00.000+08:00</published><updated>2008-12-09T07:20:49.250+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bitung in Ungke&apos;s view'/><title type='text'>STIE PETRA BITUNG</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/R3hZzRVEpZI/AAAAAAAAAEQ/xhq_BXaNUnU/s1600-h/Kampus+PETRA.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5149964911258150290" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 140px; CURSOR: hand; HEIGHT: 109px" height="121" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/R3hZzRVEpZI/AAAAAAAAAEQ/xhq_BXaNUnU/s200/Kampus+PETRA.JPG" width="140" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;In terms of education, Bitung is no difference with other cities in Indonesia. It has several education institutions that equal a university. One of them is STIE PETRA. Education is very important to this city as stated on its vision namely "to be an industrial and maritime city which has capable, independent and SADAR human resources". SADAR stands for &lt;em&gt;Sejahtera, Aman, Demokratis dan Religius&lt;/em&gt;, it means prosperous, safe, democratic and religious. To actualize that vision, STIE PETRA takes its part to bear qualified human resources. Its graduates have been employed by either government or private sectors in Indonesia. To bear a qualified graduate, this education institution is supported by fairly nice infrastructures and facilities.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I had spent four years to study there. Bunch of unforgettable memories will always follow me wherever I go. The first time I stepped my feet at the campus, I felt gracious welcomed. From the very beginning process of new student registration until I felt how resentful but funny it was, being a freshman during the hazing time. It is truly memorable. Studying at STIE PETRA Bitung was not easy for me since I had to work at the same time to finance my study on my own. Luckily, this institution has flexibility of college schedule. It has morning and evening class that means I could adjust my class schedules with my work hours. That was the reason why I chose this institution to study at moreover it also has a program that I like to dig deeply. STIE PETRA offers two majors of study, Accounting and Management.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To me digging up knowledge at this institution is favorable. That is why I wrote this and dedicate it to my STIE PETRA of Bitung as a grateful expression from my deepest and humble heart. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3798780612228665161-7890151586560827838?l=ungkes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ungkes.blogspot.com/feeds/7890151586560827838/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2007/12/stie-petra-bitung.html#comment-form' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/7890151586560827838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/7890151586560827838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2007/12/stie-petra-bitung.html' title='STIE PETRA BITUNG'/><author><name>Ungke</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02414057361787844550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SLFyPzIvtxI/AAAAAAAAAHE/sh8ZIwNBcw8/S220/ungke+in+the+jungle.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/R3hZzRVEpZI/AAAAAAAAAEQ/xhq_BXaNUnU/s72-c/Kampus+PETRA.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3798780612228665161.post-4467406914815423595</id><published>2007-12-09T13:49:00.000+08:00</published><updated>2008-12-09T07:20:49.340+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bitung in Ungke&apos;s view'/><title type='text'>ADIPURA, Welcome to Bitung...!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;To find a clean place or city in Indonesia could be a bit difficult. It can be understood for most Indonesians don’t seem to be aware of environs health or cleanliness. We can see it from the habit of throwing out garbage not to the proper place. Perhaps, this is the reason of why Indonesian government made an annual competition of clean city. Each city in Indonesia will be evaluated concerning its cleanliness by a team of judges. The city considered as the cleanest one will be proclaimed as the winner and bring home ADIPURA trophy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5141853336699780210" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/R1uIXfUlvHI/AAAAAAAAADU/ybMGcikdUG8/s200/adipura.jpg" border="0" /&gt; &lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;ADIPURA TROPHY&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;All cities in Indonesia are competing to get the trophy and Bitung is no exemption. Many efforts have been done and one of them is to invite participation of every society element of the city to create a healthy environment which appropriates to the city’s motto &lt;em&gt;Hidup Sehat Ramah Lingkungan&lt;/em&gt; or healthy and environmentally friendly life. Every Friday, they have such a clean up campaign called Clean Friday which is actually a program made not only for the road cleaners but also for the civil servants and the community. On this day, cleaning up their neighborhood is a must. Fortunately, this program is successfully made continually. As the result, the city is now getting more beautiful, green, clean and healthy. If you get up in the morning and do a little jogging around a neighborhood, you will feel so fresh and happy because you will see no garbage on streets you will only see clean, beautiful and green view. Isn’t it good for our health? Even if we go to Winenet or Girian traditional market you will see a similar view whereas in fact a traditional market in Indonesia cannot be separated with its dirty and messy image.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By these efforts, no wonder Bitung is success to get the title of the cleanest city 2007 in category of medium city and grab the ADIPURA trophy. This achievement is certainly becoming the pride of the whole town. I hope they can keep up the good work and most of all is to have a strong commitment and awareness of the importance of having a clean and healthy environment. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3798780612228665161-4467406914815423595?l=ungkes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ungkes.blogspot.com/feeds/4467406914815423595/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2007/12/adipura-welcome-to-bitung.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/4467406914815423595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/4467406914815423595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2007/12/adipura-welcome-to-bitung.html' title='ADIPURA, Welcome to Bitung...!'/><author><name>Ungke</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02414057361787844550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SLFyPzIvtxI/AAAAAAAAAHE/sh8ZIwNBcw8/S220/ungke+in+the+jungle.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/R1uIXfUlvHI/AAAAAAAAADU/ybMGcikdUG8/s72-c/adipura.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3798780612228665161.post-6933103172134728906</id><published>2007-11-21T12:32:00.001+08:00</published><updated>2008-12-09T07:20:49.908+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bitung in Ungke&apos;s view'/><title type='text'>melodious voices from a tiny town</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;I was so tired these past a few days. Finishing my duties in office, getting involved in a local event and dealing with my own personal business were only a few things that drained my brain and energy. In connection with the 43rd anniversary of a church named GMIM Efrata II Kakenturan, we arranged a number of events. This year is a bit different. Usually there are 3 main events to run namely sports, games, and music. This time, we only held a music concert, and for this purpose we invited a youth choir from Manado, a neighboring city which is also the capital of North Sulawesi province to present the concert. It is a choir of Engineering Faculty of Sam Ratulangi University. They call themselves Blue Choir for their campus is also called blue campus. I don’t know why they call their campus so, perhaps it is blue painted. According to its spokesman, this choral group won silver medal in Choir Olympic Games 2006 in Xian Men, China. They were scheduled to perform on Saturday 17th, 2007. &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150769904093537714" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 236px; CURSOR: hand; HEIGHT: 103px; TEXT-ALIGN: center" height="99" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/R3s18BVEpbI/AAAAAAAAAEg/apsIXsIReoc/s200/BLUE+CHOIR-1+BLOG.JPG" width="235" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Blue Choir&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;As one of the committees, I got many things to do to succeed this show. One of my tough jobs was to find places to put 50 people up overnight. Luckily, all parishes were willing to help by allowing us using their houses to be temporary inns, and mine was no exemption. Three people stayed at my house, sharing a 4x4 room with me. What a sacrifice I did…! The concert itself was about to start at 7 pm on Saturday 17 but all its members had arrived at 2 o’clock in the morning. Can you imagine that? Two o’clock in the morning…! While everybody was sleeping, I had to take care of their accommodation and took them to the prepared houses. All things had completely done at 3 am and it was becoming my longest night, I guess. I came home and got some sleep. I got up at 7 am to prepare myself to go to office, so sleepy of course but my job comes first. I went to office and tried to finish my duties as many as I could. Right after going home I went to the building where the concert was going to take place, and met with my friends there to do the unfinished works in the matter of the concert. I saw the choir was briefing and doing rehearsal. And finally the time came, the concert ran smoothly. I was so glad for all our effort was worthy. But still, there was something bothered in my mind. Only half of the building capacity was filled with crowds. It might be caused by the weather was raining when the concert was running. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150772073052022210" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/R3s36RVEpcI/AAAAAAAAAEo/9OmnQzGJRzw/s200/BCC-1+BLOG.JPG" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Bitung City Chorale&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;The summit agenda of GMIM Efrata II’s 43rd anniversary celebration was held the next day, on Sunday, November 18. Aside from church service led by vice mayor of Bitung city Mr. Robert Lahindo, Blue Choir was also prepared to perform but this time they were not alone. There was another choral group to sing as well, this group is called Bitung City Chorale, all its members are working for government of Bitung City. Something interesting happened when these two choirs show off their crooning skill to all people attending the church service. The two teams got different responses. When Blue Choir finished singing their songs, people did not react at all. And that’s the way it should be. Nobody can make noise while a religious service is running. All should be very quiet. But it was slightly different when Bitung City Chorale sang their songs. People were getting out of control. They clapped their hands and made some noise, and all of a sudden the church became extremely boisterous. I myself gave them standing applause although I should say I’m not that interested in choir. I was questioning at the time, why they could sing so awesome that they got such hilarious responses whereas this choir is just an ordinary group who still does not have any reputation compared to Blue Choir. After explained by the choir’s leader, we knew that Bitung City Chorale just won two gold medals in Asian Choir Games 2007 held in Jakarta from 2-10 November 2007. No wonder they could grab the most prestigious position on that international competition, they can sing amazingly melodious. &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Indeed, They have given such a pride to all Bitung citizens having a bunch of people like them who already had a world-class achievement. I know I am not the only one who is proud of them and proud of being a citizen of this tiny town as well. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3798780612228665161-6933103172134728906?l=ungkes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ungkes.blogspot.com/feeds/6933103172134728906/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2007/11/melodious-voices-from-tiny-town.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/6933103172134728906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/6933103172134728906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2007/11/melodious-voices-from-tiny-town.html' title='melodious voices from a tiny town'/><author><name>Ungke</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02414057361787844550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SLFyPzIvtxI/AAAAAAAAAHE/sh8ZIwNBcw8/S220/ungke+in+the+jungle.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/R3s18BVEpbI/AAAAAAAAAEg/apsIXsIReoc/s72-c/BLUE+CHOIR-1+BLOG.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3798780612228665161.post-7596350888109520543</id><published>2007-11-16T15:23:00.000+08:00</published><updated>2008-01-17T09:49:40.108+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bitung in Ungke&apos;s view'/><title type='text'>a little introduction</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Hi guys...!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;I have a passion of writing anything that I like. This time my sweet loving hometown gets its turn. But you have to wait for it since I got a lot of things to do. So, if you are curious to know about my hometown Bitung, keep visiting this blog. :)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3798780612228665161-7596350888109520543?l=ungkes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ungkes.blogspot.com/feeds/7596350888109520543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2007/11/hi-guys.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/7596350888109520543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3798780612228665161/posts/default/7596350888109520543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ungkes.blogspot.com/2007/11/hi-guys.html' title='a little introduction'/><author><name>Ungke</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02414057361787844550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_qTUjtKEhVvw/SLFyPzIvtxI/AAAAAAAAAHE/sh8ZIwNBcw8/S220/ungke+in+the+jungle.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry></feed>
